Sudah Saatnya, mungkin?

Tags: ,


Image Credits : JohnSu In DeviantArt.Com

Hoh…sama seferti fostingan sebelumnya, fostingan ini lagi-lagi adalah berkah dari mukjizat sang nabi Yahoo yang memfertemukan saia dengan kakanda Antobilang yang sudah lama sangadh ndak fernah saia temui di ranah maya. Setelah berbicara ngalor - ngidul - wetan - kulon, kami akhirnya samfai juga fada obrolan yang setidaknya ‘bermutu’ dibandingkeun obrolan-obrolan sebelumnya yang terlalu menduniawi sangadh *halah..* Jadi, kawand-kawand semua. Disini saia hanya ingin berbagi sedikit opini saia, setelah digodok semalaman bersama kakanda yang saia cintai sangadh. Ini berkaitan dengan eksistensi, hak-hak serta keberadaan blogger dimata masyarakat Endonesa secara umum.

Mas Iman, dalam tulisannya yang memang selalu membersihkan kacamata saia (makasi sangadh mas!!!) dalam memandang setiap masalah yang diangkat olehnya, menulis bahwa kita; blogger sedang berada dalam posisi yang kurang PeWe. Begimana sebelumnya kita dikondisikan dalam suasana yang panas dengan kicauan sang burung Onta Berkumis Tebal, dan kita terpicu untuk membalas statementnya dengan bertindak ‘anarkis’. Sehingga masyarakat Endonesa yang primitif sangadh memandang bahwa sedang terjadi peperangan, antara Si Baik melawan Si Jahat. Si Burung Onta Berkumis Tebal melawan Segerombolan Hyena Rabies Peminum Lendir. Hal tersebut wajar sangadh, karena memang yang dihidangkan kepada masyarakat Endonesa adalah “UU ini melindungi anak anda dari Onani Di Bilik Warnet dan Mencegah Penyebaran Video Mesum Yang Dibintangi Oleh Anak Anda Sendiri” dan “Blogger Adalah Segerombolan Makhluk Bejadh Yang Membuat Video Mesum Anak Anda Tersebar di Internet”. Maka, dengan meneriakkan slogan-slogan tersebut, Sang Burung Onta Berkumis Tebal itupun berubah menjadi Burung Garuda Pelindung Endonesa.

Sedangkan para blogger? mereka hanya mampu membualkan pisuhan ndak berguna, celoteh-celoteh jorok nan kasar di kotak-kotak komentar disetiap tulisan yang membahas Sang Baginda Burung Onta Berkumis Tebal ataupun Undang-Undang Yang Berbunyi Sumbang. Tapi bukankah hal tersebut sebenarnya bertentangan dengan apa yang telah disabdakan oleh NdoroKakung (sebagaimana juga dikutip oleh Mas Iman), bahwa “tugas blogger bukanlah menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan kebencian, melainkan mengkomunikasikan saling pengertian” ?

Pun sama saja halnya dengan postingan-postingan kita yang sudah berisikan data-data yang akurat, analisa yang tepat, dan tersusun dengan cermat yang membahas mengenai sisi negatif dari Undang-Undang Yang Sumbang, akan sia-sia sahaja karena Masyarakat Endonesa lebih cenderung untuk terbuai menyaksikan aksi Sang Burung Garuda yang berkicau di Media Massa Offline daripada ber-googling ria menyelami tulisan-tulisan kita.

Untungnya, blogger-blogger Pinandita nan Bijaksana dikahyangan sana sudah mengambil tindakan nyata, seperti mengadakan acara pelatihan blog, ataufun kegiatan-kegiatan sosial untuk menunjukkan bahwa blogger itu bukanlah Hyena Rabies Peminum Lendir. Tapi apakah itu cukup? apakah itu bisa membuka mata seluruh masyarakat Endonesa yang memang sudah bertaklid buta terhadap sang Burung Garuda?

Karena sekarang ini, saia pikir sudah bukan lagi perkara “Blogger Itu Penipu!”, ataupun “Blogger adalah Hacker” dan berbagai Penghinaan lain yang saia rasa ndak ferlu kita tanggafi hingga harus berheboh-heboh ria dengan membahas statemen-statemen si Burung Onta tersebut. Kesalahan yang telah kita perbuat, adalah cenderung reaktif dalam bersikap. Bukannya bertindak dengan melakukan gerakan-gerakan yang nyata dihadapan masyarakat Endonesa, kita malah sibuk berceloteh di wilayah kita sendiri, berkeluh kesah sembari menghujat Sang Burung Onta Berkumis Tebal, atau malah melawak di kotak komentar. Bagaimana masyarakat mau mendukung, apabila ternyata kita hanya berdialog dengan monitor melalui tuts-tuts keyboard kita, eh? ndak semua masyarakat funya monitor dan keyboard khan? Kalau sudah begitu, bagaimana masyarakat mau mendengar, melihat dan memahami kita, kawand?

Untuk itulah, mohon sekiranya kita pikirkan baik-baik, bahwa mungkin sudah saatnya kita tidak hanya berbicara “Wah, Dasbod WP.Com Berubah!!!”, “Wuihh!!! Trepik Saya Meningkat Drastis!!!”, atau “Lage BeTe Nech Sama Om Oy!!!”. Karena seperti yang sudah disabdakan oleh Kakanda Antobilang kefada saia, bahwa kini “Sudah Saatnya Blogger Tidak Hanya Berbicara Tentang Dunianya Sendiri”.

Ah ya, bukan berarti kita harus mengubah isi postingan dengan sejuta artikel tentang Teknik Informatika, dan mulai mendirikan fodium-fodium ditengah jalan lalu berfidato dengan slogan lama “Pokoknya Blogger Adalah Kaum Yang Paling Benar”. Dan juga, yang patut diunderline, bold dan italik-kan, tulisan ini pun hanyalah sekedar opini naif dari otak saia yang sedang berimajinasi, bahwa nanti di suatu saat, Blogger bisa menjadi sumber informasi yang dipercaya oleh masyarakat. Bukankah hal tersebut menyenangkan sangadh, kawand?

Previous Post Next post

26 Responses to “Sudah Saatnya, mungkin?”

  1. gravatar tukangkopi Says:

    gw nggak minat untuk menjadikan blog gw sebagai sumber informasi. tapi setidaknya di blog gw bisa dilihat kebanggaan gw sebagai orang Indonesia yang memiliki bahasa Indonesia yang bisa dirangkai sedemikian indah (walaopun kenyataannya gw masih sangat amatir) :D
    tukangkopi’s last blog post..Sedang jatuh cinta

  2. gravatar Nazieb lagi bad mood Says:

    Pokokna saya benci Om Oy!! Benci!!

    Nazieb lagi bad mood’s last blog post..The Sleeper

  3. gravatar Nazieb uda baekan Says:

    Yah.. masak kita mau sama dengan Front Pembela Agama Yang Paling Benar itu? Yang bertindak seperti teroris saat dirinya dibilang mirip teroris..

    Ah, entahlah..

    Nazieb uda baekan’s last blog post..The Sleeper

  4. gravatar ulan Says:

    gimana kalau diri sendiri yang di jadikan sumber informasi?? kan ntar blog nya ikut..

    mungkin nggak ya??

    ulan’s last blog post..mungkin kah??

  5. gravatar itikkecil Says:

    Kesalahan yang telah kita perbuat, adalah cenderung reaktif dalam bersikap.

    bukankah ini karakter masyarakat indonesa? :lol:
    itikkecil’s last blog post..Bagaimana

  6. gravatar edy Says:

    betul itu…
    kalo emang dia bukan siapa-siapa, kenapa mesti repot?
    saya sendiri awalnya sempet emosional sih hihihi

    edy’s last blog post..Buka Baju

  7. gravatar Goop Says:

    bukan main, hoek menggunakan ejaan biasa yang tidak membuat jidat berkedut, eh?
    akan tetapi, sungguh tetapi, tetapi sangadh *hayah*
    isi tulisannya, membuat bibir saya berkedut-kedut, seperti perasaan ingin mencium *hayah* pendek kata, sebenarnya ini yang saya maksudkan : “tidak reaktif, tapi antisipatif” ya kan sobat?
    -good job- *garuk-garuk jempol*

  8. gravatar emyou Says:

    Tenang aja… Pada akhirnya juga ketauan kok siapa yang cuma omong doang panggil wartawan dan siapa yang bener2 ngerti tentang dunia IT (bukan gw tentunya, gw masi gaptek sangat)

    emyou’s last blog post..Bonus Oh Bonus…

  9. gravatar stey Says:

    halah..saya mah ga peduli, blog saya sampah ini. Yang penting saya tetep bisa buang sampah aja deh..

    stey’s last blog post..Belum…cuma nanya..

  10. gravatar cK Says:

    kalau soal ini, balik lagi ke tujuan ngeblog. kita ngeblog untuk apa?

    sekian. 8)

    btw itu linknya banyak yang error.. :mrgreen:
    cK’s last blog post..Kopdar Serabutan

  11. gravatar Hariadhi Says:

    bahwa mungkin sudah saatnya kita tidak hanya berbicara “Wah, Dasbod WP.Com Berubah!!!”

    Hoek kurang ajaaar! beraninya nyindir gw! Gw bahas lu ntar di blog gw!

    hehehehhe

    Soal sumber informasi, ndak usah berkhayal jauh-jauh dululah. Itu wilayahnya jenis situs yang lain. Wujudkan dulu saja blog sebagai kumpulan opini cerdas. ;)
    Hariadhi’s last blog post..Bagaimana Cara Mengapresiasi Karya?

  12. gravatar Ina Says:

    saya niatnya ngeblog kok dia yg repot. :D
    Ina’s last blog post..Perubahan

  13. gravatar bedh Says:

    wah tadinya dah mau nyampah dengan oot tapi jadi nggak enak karna postingannya serius banget, huhuhu
    bagi saya sih sesasmpah apaun tulisan seseorang bisa memberikan informasi dan berguna kok, paling tidak untuk diri sendiri.
    :d

    bedh’s last blog post..8-9 april 2008

  14. gravatar Mihael Ellinsworth Says:

    Trackback dan Tembusan ? :mrgreen:

    Well, saya sudah menasehati beberapa orang yang melakukan aksi serupa di atas, kemampuan mereka men-deface situs seakan tidak berguna karena apa yang mereka lakukan justru malah berbuah baik kepada sang penguasa telematika itu.

    Maka dari itu, saya tidak pernah berniat membahas apapun kontroversi dalam blog saya, sampai saatnya tiba (Sampai sekarang saya hanya suka dengan Photoshop saja).

    Kebiasaan masyarakat Indonesia (Juga Blogger ) itu reaktif. Fitna saja, waktu datang, YouTube jadi korban. Belanda ugal - ugalan kena ejekan. Karakter Indonesia yang payah nan bejad, saya rasa. Adapun contoh lain yang nggak kalah memalukannya adalah ketika Slank harus didepak oleh Dewan Kehormatan DPR hanya karena liriknya menyentil mereka (Bukankah dengan begitu pernyataan Slank menjadi terbukti, bahwa “mafia memang ada di Senayan, membuat UUD dan Ujung - Ujungnya Duit ?”, keputusan yang teraneh yang pernah dibuat DPR)

    Kembali ke topik, bersikap reaktif tidak sebagus yang saya perkirakan. Buktinya Dewa Telematika menjadi makin protagonis dan blogger - blogger seperti kita cenderung sebagai antagonis yang membawa hewan buas.

    Mihael Ellinsworth’s last blog post..Ps Tutorials - Combining Two Images

  15. gravatar Ojat Says:

    semakin dipojokkan, semakin terkenal lah dia..ah saya niat mau ngeblog kok, bukan ngolok ;D

    Ojat’s last blog post..Salah Kamar

  16. gravatar erander Says:

    Memprihatinkan .. sayang, saya ga jago IT. Saya sih ikhlas dan ridho. Karena saya yakin, selalu ada hikmah dibalik semua ini. Mungkin tidak sekarang. Insya Allah 10, 20 tahun lagi kita akan melihat kebenaran saat ini. Mudah2an kita semua diberi umur panjang dan bisa ketemu dikemudian hari.

    erander’s last blog post..Berburu gas

  17. gravatar blogger tanpa blogg Says:

    hooo… kamu pasti antek burung onta itu….???

    saya sih nggak peduli dengan dia… toh tujuan saya ngeblogg juga karena dipaksa… hanya saja sayangnya saya bukan hacker dan saya nggak pernah nyebarin video mesum anak anda di blogg saya….

    *nggak setuju sama hoek kali ini*

    blogger tanpa blogg’s last blog post..He is dead, my father is dead. Alhamdulillah

  18. gravatar goes. Says:

    Sulit berkata-kata soal na tulisan-nya serius nih
    gw cuma pengen ngeblog dengan gaya gw dan gw pengen truz ngeblog :D
    *sumbat kuping pke kapas. :lol:*

    goes.’s last blog post..Ketika masalah datang

  19. gravatar titov Says:

    Kesalahan yang telah kita perbuat, adalah cenderung reaktif dalam bersikap.

    reyaktip thd si kumis itu yah? :? :D
    titov’s last blog post..Liverpool Through To The Semis, Again! Liverpool 4 - 2 Arsenal!

  20. gravatar adit-nya niez Says:

    Tapi saya tetep musti ngelawan… :D
    Setidakna ngelawan si burung onta yg nyoba terbang…
    Emang bisa?? :lol:
    adit-nya niez’s last blog post..Eksperimen dan Reaksi??

  21. gravatar niez-nya adit Says:

    hmm…dia lagi…
    sinih, biar tak kriting kumisnya… :lol:
    niez-nya adit’s last blog post..Sayangi aku…

  22. gravatar Hoek Soegirang Says:

    @tukangkopi
    sumber informasi, entah dalam bentuk tulisan yang carudh marudh fun, tetef jadi sebuah informasi tho kawand?

    @Nazieb lagi bad mood
    sabar tho nduk?

    @Nazieb uda baekan
    itu dia yang saia maksudkeun…

    @Nazieb
    jahh…komengnya berkepribadian gandahh!!

    @ulan
    mungkin begidu juga bisa…
    tafi diri sendiri jadi sumber informasi? maksudnya afa ya? *ndak fokus*

    @itikkecil
    ya, dan saia baru sadar sekarang, bahwa blogger juga adalah masyarakat Endonesa

    @edy
    sama…tafi lama kelamaan, setelah difikir-fikir lage, kekna bosen juga

    @Goop
    iyoh, maksudnya itu!! antisipatif!!! eh, salah! antisifatif!!

    @emyou
    ho oh, tafi teteuf, yang fenting kita jangan jadi afa yang dituduhkan oleh beliau..

    @stey
    hoohohoho….sabar kawand! tenang! :mrgreen:

    @cK
    hoh? linknya? kekna endak deh? ah ya, tujuan sih iya, cuma khan kalo jadinya misuh-misuh mulu….melenceng dari tujuan dunk…

    @Hariadhi
    mhuahuahuahua!!! mo gimana lage kawand? lha wong saia juga ngakak mbaca fostinganmu…
    informasi dan opini cerdas…hmm? bukankah kalo semisal ada yang membaca ‘ofini yang cerdas’ ituh, sama aja dia mendapatkan informasi, eh?

    @Ina
    maklum, bukan menusa, tafi burung onta…

    @bedh
    bagi saya sih sesasmpah apaun tulisan seseorang bisa memberikan informasi dan berguna kok, paling tidak untuk diri sendiri.
    tu maksud saia, kawand…

    @Mihael Ellinsworth
    “Well, saya sudah menasehati beberapa orang yang melakukan aksi serupa di atas, kemampuan mereka men-deface situs seakan tidak berguna karena apa yang mereka lakukan justru malah berbuah baik kepada sang penguasa telematika itu.”
    itulah…jadi sang penguasa tersebut makin keukeuh dimata masyarakat endonesa…..

    “Maka dari itu, saya tidak pernah berniat membahas apapun kontroversi dalam blog saya, sampai saatnya tiba (Sampai sekarang saya hanya suka dengan Photoshop saja).”
    hoh? suda ndak seferti di wordpress.com dunk kalo begidu?

    “Kebiasaan masyarakat Indonesia (Juga Blogger ) itu reaktif. Fitna saja, waktu datang, YouTube jadi korban. Belanda ugal - ugalan kena ejekan. Karakter Indonesia yang payah nan bejad, saya rasa. Adapun contoh lain yang nggak kalah memalukannya adalah ketika Slank harus didepak oleh Dewan Kehormatan DPR hanya karena liriknya menyentil mereka (Bukankah dengan begitu pernyataan Slank menjadi terbukti, bahwa “mafia memang ada di Senayan, membuat UUD dan Ujung - Ujungnya Duit ?”, keputusan yang teraneh yang pernah dibuat DPR)”
    hohoho…saia lufa kawand, kalo ternyata blogger endonesa ya masyarakadh endonesa juga, yang funya sikaf reaktif berlebihan dalam bersikap..

    “Kembali ke topik, bersikap reaktif tidak sebagus yang saya perkirakan. Buktinya Dewa Telematika menjadi makin protagonis dan blogger - blogger seperti kita cenderung sebagai antagonis yang membawa hewan buas.”
    selain itu, sikap reaktif sefertinya hanya membuang-buang energi, waktu dan tenaga… *hasil olah baca dari The Holy Bible*

    @Ojat
    wkakakakaka!!! syukurlah kalo begidu, ngeblog bukan ngolok *ngakak orgasmik*

    @erander
    aminnn bang! semoga ada titik terang dari masalah yang memprihatinkan sangadh seferti sekarang ini..

    @blogger tanpa blogg
    lha? yang kamu omongin justru afa yang saia tuliskan kawand…
    “*nggak setuju sama hoek kali ini*”
    dan tanfa dikau sadari, dikau masih tetaf setia dengan saia…
    gyahahaha!!!!
    ps: baca tagsnya, udah?

    @goes
    lha…itu juga maksud saia

    @titov
    hohohoho…sebaiknya juga dibarengi sikap antisipatif, jadi sedikit lebih enak..

    @adit-nya niez
    hohoho…justru karena itu, dia ndak mungkin terbang, cuma make kostum garuda, yang semoga bisa terbuka dan ketauan kalo dia bener-bener cuma burung onta…

    @niez-nya adit
    hush! ntar ditangkep lho!

  23. gravatar CY Says:

    Biarlah si Onta itu menuai karmanya sendiri… :)
    CY’s last blog post..Tips agar Wordpress juga diblokir

  24. gravatar Adis Says:

    Wah, Dasbod WP.Com Berubah!!!

    Adis’s last blog post..Akhirnya Ku Menemukanmu

  25. gravatar Mihael Ellinsworth Says:

    hoh? suda ndak seferti di wordpress.com dunk kalo begidu?

    Kembali, saat itu belum ada UU ITE…. :-?
    Mihael Ellinsworth’s last blog post..Ps Tutorials - Combining Two Images

  26. gravatar ika Says:

    pokokna mending media itu ndak usah kutap kutip kata-katanya om oy lagi,,menyesadhkan sangadh,,,

    hoek,kalo sempet, kerjain pr dari kulkas dong,,hehehe

    ika’s last blog post..(PR) All ’bout me

Leave a Reply

Feeds & Bookmarks

Post Information

Fostingan ini dimuntah-serafahkan fada tanggal 9 April, 2008. Diasingkan kedalam kategori mahagirang. Ah ya, slamadh membaca dan berkomentar kawand!

Soegirang © 2008 | Theme by Nick La, super-highly-modified by Hoek Soegirang | Powered by WordPress, Djarum Black Cappuccino & L.A